Agnese Barca Dinobatkan sebagai Ratu Tallinn Baru Setahun Lebih Berkarier di Poker Live

Pemain asal Latvia, Agnese Barca, yang baru bermain poker live selama lebih dari satu tahun, memenangkan Queens of Tallinn Main Event yang memecahkan rekor, mengalahkan Annika Abmayr di heads-up untuk meraih €11.650.
Edisi keempat festival Queens of Tallinn resmi ditutup Minggu malam di Olympic Park Casino, ibu kota Estonia. Puncaknya adalah Main Event tiga hari dengan buy-in €555 yang menarik 108 entri dan menghasilkan total hadiah €50.220 — rekor baru. Menurut penyelenggara, ini adalah turnamen poker wanita terbesar yang pernah digelar di Eropa. Tiga belas pemain masuk uang, dengan minimal cash €1.090. Sembilan finalis melaju ke meja final hari Minggu, dan penonton bisa menyaksikan seluruh perebutan gelar lewat live stream dengan jeda 30 menit.
Susunan Meja Final yang Sangat Kuat
Meja final kali ini termasuk salah satu yang terkuat dalam sejarah Queens of Tallinn. Ada dua mantan juara dan runner-up tahun lalu di dalamnya. Saara Fatiha Benlamine, pemenang Main Event 2024, mengincar gelar keduanya. Juara bertahan Giedre Valgemäe pun punya ambisi yang sama, meski ia memasuki hari penentuan sebagai short stack. Annika Abmayr kembali tampil di final setelah finis kedua pada 2025. Kali ini, ia memulai dengan hanya 122.000 chip, sekitar sepuluh big blind. Pengalaman juga dibawa ke meja final oleh Indre Martoviciute-Kasten asal Lituania, Anne Elisabeth Bezdek asal Finlandia, dan juara Swedia Noelia Ivars Rico.
Agnese Barca punya posisi terbaik. Pemain asal Latvia ini masuk final sebagai chipleader dengan tumpukan 658.000 chip dan tetap sangat tenang sepanjang hari penentuan, meski baru bermain poker live selama lebih dari setahun.
Upaya Giedre Valgemäe mempertahankan gelar berakhir di posisi kedelapan. Pemain Estonia ini masuk final dengan tumpukan terkecil dan membawa pulang €1.860. Mantan juara terakhir yang tersisa di pertandingan adalah Saara Fatiha Benlamine. Pemenang 2024 itu berhasil menembus empat besar, tetapi gagal merebut gelar kedua. Perjalanannya berakhir di posisi keempat dengan hadiah €4.630.
Kesepakatan Tiga Arah dan Perak Kedua untuk Abmayr
Perburuan gelar menyisakan tiga nama: Agnese Barca, Annika Abmayr, dan Indre Martoviciute-Kasten. Sebelum permainan dilanjutkan, ketiganya sepakat membagi ulang sisa hadiah yang tersedia. Tak lama setelah itu, Martoviciute-Kasten tersingkir di posisi ketiga dan membawa pulang €8.855. Setelah mengeliminasi pemain asal Lituania tersebut, Barca berhadapan langsung dengan Abmayr dalam duel heads-up.
Annika Abmayr mencatatkan salah satu comeback terbaik di hari final. Pemain asal Jerman ini masuk meja final dengan tumpukan terbesar kedelapan, namun berhasil menembus heads-up showdown. Sayangnya, percobaan keduanya secara beruntun kembali gagal merebut gelar. Abmayr tak mampu menghentikan Barca dan harus puas di posisi kedua untuk kedua kalinya, kali ini membawa pulang €8.465.
Agnese Barca memasuki babak final sebagai pemimpin dan berhasil mengonversi posisi tersebut menjadi hasil terbesar dalam karier poker mudanya. Atas kemenangannya, ia mengamankan €11.650, sebuah trofi, dan kalung emas khusus dengan logo Queens of Tallinn. Kesuksesannya semakin luar biasa mengingat ia baru mulai bermain poker langsung (live) sekitar setahun yang lalu. Kemenangan di Tallinn ini menandai hanya kemenangan keduanya yang tercatat dalam turnamen live.
Hasil Meja Final Main Event Queens of Tallinn 2026
*Menandakan kesepakatan tiga arah yang membagi ulang sisa kumpulan hadiah.
Kami menutup dengan galeri foto dari acara tersebut oleh fotografer resmi Elena Kask. Sumber: Poker.Pro, OlybetEvents, Kredit Foto oleh Elena Kask.