APPT Korea Kembali Setelah Tujuh Tahun, Shaoshuai Li Juara National

Asia Pacific Poker Tour APPT kembali digelar di Korea Selatan setelah tujuh tahun absen, dengan Shaoshuai Li menjuarai APPT National dan Main Event masih menanti.
APPT Korea Kembali Digelar di Incheon Setelah Tujuh Tahun
Asia Pacific Poker Tour kembali hadir di Korea Selatan setelah vakum tujuh tahun. APPT Korea 2026 berlangsung pada 3–14 September di Paradise City Incheon Resort. Seri terakhir APPT Korea sebelumnya digelar pada 2019, menjadikan gelaran kali ini sebagai comeback penting bagi brand APPT di kawasan Asia.
Paruh pertama festival mencatat angka yang menggembirakan, dengan beberapa turnamen utama melampaui jaminan hadiah yang diumumkan. Rangkaian acara akan mencapai puncaknya lewat Main Event dalam beberapa hari ke depan.
Kickoff dan Mystery Bounty Jadi Pembuka
Festival dibuka dengan Paradise City Kickoff, turnamen berbiaya masuk 600.000 won Korea. Turnamen ini menarik 171 entri dan membentuk prize pool sebesar 86.700.000 won, melampaui jaminan awal 75.000.000 won. Tomohiro Kawada dari Jepang keluar sebagai juara dan membawa pulang 14.900.000 won.
Mystery Bounty justru menyedot animo lebih besar. Dengan buy-in 900.000 won, turnamen ini mencatat 246 entri dan membagikan 191.300.000 won, melewati jaminan 150.000.000 won. Shion Sakamoto merebut gelar APPT pertama di festival ini sekaligus trofi Spadie yang khas, dengan hadiah juara 28.900.000 won plus tambahan dari amplop bounty.
APPT National Diikuti 332 Entri
APPT National menjadi ujian nyata pertama soal kehadiran, dengan buy-in 1.200.000 won dan jaminan hadiah 250.000.000 won. Setelah tiga flight pembuka, totalnya mencapai 332 entri dan mendorong prize pool menjadi 344.200.000 won — hampir 38 persen di atas jaminan awal.
Empat puluh delapan pemain masuk ITM, dengan enam besar diisi wakil China, Jepang, Hong Kong, dan Taiwan. Xueying Zhao masuk final dengan posisi chip terbaik, sehari setelah finis kedua di event NLH Shot Clock, dan langsung tampil agresif dengan menyingkirkan Chao Ting Cheng lalu Ka Chun Yuan. Saat tersisa tiga pemain, Zhao menguasai sekitar dua pertiga chip di meja.
Shaoshuai Li menunggu momen yang tepat, dan kesempatan itu datang saat permainan tinggal tiga orang. Zhao open dari button ke 125.000, Li 3-bet dari big blind ke 350.000, lalu langsung call saat Zhao all-in. Li membuka pocket aces melawan ace-eight milik Zhao. Board tidak memberi kejutan, dan Li mengamankan double-up besar menjadi 6.400.000, merebut chip lead untuk pertama kalinya. Dinamika final berbalik total hanya dalam satu tangan.
Zhao bangkit dan menyingkirkan Kento Kinoshita di posisi ketiga dengan sepasang deuce, setelah ace-seven milik Kinoshita tidak bertahan. Memasuki heads-up dengan kekurangan chip 1:2, Li perlahan menambah keunggulannya. Di tangan terakhir, Zhao raise ke 120.000 dari button dan Li call. Di flop king-high dengan dua diamond, Li check-call taruhan 175.000, lalu melakukan hal yang sama di turn sebesar 500.000. Di river, Li all-in. Setelah berpikir, Zhao call dengan two pair, tapi tidak cukup melawan flush Li yang sudah selesai di flop. Shaoshuai Li menyelesaikan comeback, mengalahkan 332 pemain, dan meraih 64.100.000 won. Xueying Zhao finis kedua dengan 41.500.000 won plus tiket senilai 1.800.000 won untuk APPT Korea Main Event yang baru diluncurkan.
Hasil Final Table APPT National
-
- Shaoshuai Li, China — $47.242
-
- Xueying Zhao, China — $30.586
-
- Kento Kinoshita, Jepang — $20.982
-
- Ka Chun Yuan, Hong Kong — $16.354
-
- Chun Yu Ma, Hong Kong — $12.905
-
- Chao Ting Cheng, Taiwan — $9.927
-
- Ryoya Enomoto, Jepang — $7.952
-
- Maxim Lykov, Rusia — $6.633
-
- Saki Hayashi, Jepang — $5.525
Sorotan Utama di Main Event
Setelah APPT National tuntas, perhatian beralih ke turnamen utama festival ini. APPT Korea Main Event mematok buy-in 1.800.000 won dengan jaminan hadiah 1.000.000.000 won, dan sudah dimulai lewat Day 1A. Pemain memulai dengan 30.000 chip dan memainkan level 40 menit. Late registration masih dibuka sampai awal level kesebelas, dengan rencana hingga 15 level di hari pertama. Day 1A adalah yang pertama dari empat starting flight, jadi gelombang pendaftaran besar diperkirakan bakal datang dalam beberapa hari ke depan.
Buat pemain dan penggemar yang mengikuti seri ini, struktur Main Event — starting stack tebal, level blind yang relatif lambat, dan beberapa starting flight — memang khas turnamen tour besar dan memberi ruang bermain cukup banyak sebelum bubble mendekat. Kombinasi jaminan hadiah besar dan venue yang sudah terbukti bikin turnamen ini bakal jadi tontonan utama menjelang penutupan festival.