Sun Juara Main Event APT Jeju

BeritaEditor: dezhoupuke.org
Sun Juara Main Event APT Jeju

Jianfeng Sun menjuarai Main Event APT Jeju 2026, mengalahkan Steve Ng di heads-up setelah deal. Meja final hanya berlangsung 90 tangan, tercepat kedua dalam sejarah APT modern.

Sun Rebut Trofi Gold Mega Lion di Jeju Shinhwa World

Jianfeng Sun menjuarai Main Event Asian Poker Tour di Jeju Shinhwa World. Pemain asal China itu bertahan melewati 1.375 entri untuk mengamankan Gold Mega Lion Trophy, menuntaskan hasil yang dua tahun lalu lepas dari genggamannya.

Sun sebelumnya pernah mencapai babak heads-up Main Event yang sama pada 2024 dan finis sebagai runner-up. Kali ini ia melangkah satu tingkat lebih jauh, mengalahkan Steve Ng dari Singapura di tangan terakhir setelah kedua pemain menyepakati deal heads-up.

Field Terbesar Sepanjang Sejarah dan Final Table Tercepat

Main Event ini berbiaya masuk $2.000, dan 1.375 entri menghasilkan prize pool 3.207.600.000 KRW, atau sekitar $2.393.730. Hadiah juara pertama awalnya ditetapkan sekitar $415.000 sebelum deal disepakati.

Delapan pemain kembali di hari terakhir, dengan Sun datang sebagai chip leader yang jelas. Final table berjalan hanya 90 tangan dan kurang dari empat setengah jam waktu bermain murni, menjadikannya final table tercepat kedua dalam sejarah modern sirkuit APT.

Sun menekan sejak menit awal dan memegang keunggulan signifikan hampir sepanjang final table. Satu-satunya pemain yang mampu mengimbangi adalah Ng, yang mengeliminasi Toby Joyce dan Kwang Chung Tan untuk mencapai heads-up dengan keunggulan chip 3:2.

Deal Heads-Up dan Tangan Terakhir

Dengan gelar juara belum ditentukan, kedua pemain menyepakati deal heads-up. Berdasarkan kesepakatan itu, Ng mengamankan bagian finansial terbesar dari prize pool, sementara sisa 23,6 juta KRW, sekitar $17.610, dan Gold Mega Lion Trophy diperebutkan di meja.

Sun meningkatkan agresivitasnya di babak play-off. Di tangan terakhir, Ng all-in dengan king-ten dan Sun call dengan ace-four. Board tidak memperbaiki holding kedua pemain secara menentukan, dan ace-high Sun cukup untuk mengamankan gelar.

Hadiah kemenangan Sun adalah 427.565.000 KRW, sekitar $319.080, sementara Ng membawa pulang 449.115.000 KRW, sekitar $335.160, sebagai bagian terbesar dari deal.

Hasil Final Table

  • 1: Jianfeng Sun, China — 427.565.000 KRW* (~$319.080)
  • 2: Steve Pei Yao Ng, Singapura — 449.115.000 KRW* (~$335.160)
  • 3: Kwang Chung Tan, Singapura — 225.180.000 KRW (~$168.045)
  • 4: Toby Joyce, Irlandia — 166.770.000 KRW (~$124.455)
  • 5: Weimin Chen, China — 130.330.000 KRW (~$97.260)
  • 6: Jiawei Wan, China — 98.140.000 KRW (~$73.240)
  • 7: Erdun Xu, China — 75.030.000 KRW (~$55.990)
  • 8: Shuang Qiu, China — 53.230.000 KRW (~$39.725)

*Menandakan deal heads-up.

Mengapa Hasil Ini Penting

Deal heads-up adalah hal yang lumrah di final turnamen besar. Saat tersisa dua pemain, selisih hadiah juara pertama dan runner-up biasanya cukup besar, dan keduanya bisa jadi lebih memilih mengunci jumlah pasti daripada bertaruh untuk hadiah penuh juara pertama. Dalam kasus ini, deal tersebut membagi ulang dua hadiah teratas sehingga Ng menerima jaminan yang lebih besar, sementara Sun bermain untuk trofi dan sisa saldo hadiah.

Bagi Sun, kemenangan ini adalah pembalikan keadaan yang patut dicatat. Capai heads-up di event yang sama pada 2024 lalu kalah adalah hasil yang bisa terus membekas di benak seorang pemain turnamen. Kembali ke festival yang sama dan menuntaskan peluang itu adalah pencapaian berarti, apalagi melawan field sebesar ini.

Kecepatan final table juga layak disorot. Final table yang hanya berlangsung 90 tangan tergolong sangat singkat untuk event sebesar ini. Final table dengan pemain sedikit cenderung menghasilkan keputusan lebih cepat dan konfrontasi all-in yang lebih sering, dan keunggulan chip Sun yang besar membuatnya bisa mengatur tempo sejak awal. Ketika satu pemain memegang stack yang mendominasi, pemain lain sering terpaksa masuk ke situasi marginal lebih cepat dari yang mereka inginkan, sehingga eliminasi berjalan lebih cepat.

Kemenangan Sun menambahkan namanya ke daftar juara APT Jeju Main Event dan memberinya Gold Mega Lion Trophy, melengkapi hasil yang hampir ia raih dua tahun lalu.