Pemain poker

Amir Vahedi

Editor: dezhoupuke.org

Iran

Amir Vahedi 25 Februari 1961 – 8 Januari 2010 adalah pemain poker profesional kelahiran Iran yang memenangkan gelang WSOP pada tahun 2003 dan menyelesaikan posisi keenam di Acara Utama WSOP tahun itu. Dikenal karena gaya agresifnya dan mottonya "Untuk hidup, kamu harus bersedia mati," dia memperoleh lebih dari $3,27 juta dalam turnamen langsung. Seorang penyintas Perang Iran–Irak dan mentor poker awal bagi Ben Affleck, dia meninggal pada tahun 2010 akibat komplikasi diabetes.

Penghasilan karier: $ 3,276,428

Kehidupan Awal dan Jalan Menuju Poker

Amir Vahedi (juga tercatat sebagai Abdol Vahedi) lahir pada 25 Februari 1961 di Tehran, Iran, pada tahun-tahun terakhir era Pahlavi dan tepat sebelum Revolusi Iran. Sebagai pemuda, ia mendaftar di tentara Iran dan bertempur dalam Perang Iran–Irak, konflik delapan tahun yang menewaskan ratusan ribu orang di kedua belah pihak. Pengalaman perang itu kelak menentukan filosofi poker tanpa rasa takutnya. Setelah perang, ia menjadi pengungsi dan akhirnya beremigrasi ke Amerika Serikat; catatan perjalanannya berbeda-beda, ada yang menyebutkan periode di Jerman dan catatan keluarga menggambarkan rute melalui Pakistan bersama seorang ipar sebelum ia mendapatkan dokumen Amerika. Ia menetap di Sherman Oaks, California, dan mencoba bisnis terlebih dahulu, menjalankan beberapa usaha sebelum kebangkrutan mengarahkannya ke kartu-kartu Los Angeles, termasuk Hollywood Park dan Bicycle Casino. Dalam tujuh tahun sejak uang tunai turnamen langsung pertamanya yang tercatat, ia berada di final table paling penting dalam sejarah poker. Ia juga menjadi salah satu tutor poker awal aktor Ben Affleck.

Terobosan World Series of Poker 2003

Momen penentu Vahedi datang pada World Series of Poker 2003. Di awal seri, ia memenangkan acara No Limit Hold'em senilai $1.500, mengumpulkan $270.000 dan satu-satunya gelang WSOP dalam kariernya. Kemudian di seri yang sama, selama perjalanan kejuaraan yang menjadikan Chris Moneymaker nama yang dikenal publik, Vahedi mencapai final table Main Event dan finis keenam dengan hadiah $250.000. Total kariernya di WSOP mencakup satu gelang, empat final table, sembilan money finishes, dan $671.216 dalam hadiah uang WSOP. Pada Main Event 2003 itulah ia melontarkan salah satu kutipan poker yang paling banyak dikutip, menjelaskan kesediaannya untuk berjudi di bubble: "Untuk hidup, kamu harus rela mati."

Hasil Utama dan Rekor Turnamen

Vahedi mengakhiri karier turnamen langsungnya dengan 156 cash yang tercatat dan penghasilan $3.276.428, angka yang masih menempati peringkat pertama di antara semua pemain Iran dalam All Time Money List milik Hendon Mob. Pembayaran tunggal terbesarnya adalah $446.292 untuk memenangkan acara Limit Hold'em di Los Angeles Poker Classic 2005. Pada tahun yang sama ia memenangkan kejuaraan Ultimate Poker Challenge Musim 3: dari 27 hingga 29 November 2005, di Plaza Hotel & Casino di Las Vegas, ia mengungguli 55 peserta di final dengan buy-in $10.000 untuk mengumpulkan $181.390; Chip Jett finis kedua dengan $106.700, dan William Edler berada di posisi ketiga. Vahedi juga menempati posisi ketujuh di acara utama Five Diamond World Poker Classic 2008 dengan $237.435 dan mengumpulkan sembilan kali finish mendapat uang di World Poker Tour tanpa memenangkan gelar WPT. Sebelumnya, pada tahun 2001, ia dinobatkan sebagai No-Limit Texas Hold'em Player of the Year. Ia melewati pencapaian penghasilan karier $3.000.000 dan pada puncaknya menempati peringkat ke-48 di All Time Money List global.

Gaya Bermain dan Kepribadian

Vahedi adalah pemain agresif turnamen yang selalu mengunyah cerutu dan tersenyum, sering digambarkan sebagai agresif, oportunis, dan tidak terduga. Optimisme dan humornya menjadikannya salah satu pemain paling populer di zamannya. Para komentator, termasuk sejarawan WSOP Nolan Dalla, mengamati bahwa Vahedi bermain poker seperti cara ia bertahan hidup — dengan mengambil risiko di momen-momen penting daripada menunggu keamanan. Kalimat dari Main Event 2003, "In order to live, you must be willing to die," bukanlah slogan yang dibuat untuk televisi; itu adalah gambaran harfiah tentang seorang pria yang telah hidup melalui perang dan pengasingan. Bagi rekan-rekannya, ia juga sekadar teman yang baik: memorial WSOP.com mengenangnya sebagai salah satu kepribadian paling cemerlang dalam permainan ini.

Kematian dan Warisan

Vahedi berjuang melawan diabetes selama bertahun-tahun. Pada 8 Januari 2010 ia meninggal di Las Vegas, Nevada, pada usia 48 tahun, akibat komplikasi penyakit tersebut. Dunia poker bereaksi dengan curahan penghormatan; Howard Lederer termasuk di antara pemain yang secara publik berduka, WSOP.com menerbitkan memorial dengan judul "In Memoriam: Amir Vahedi," dan majalah Bluff menayangkan obituari. Warisannya terkait dengan ledakan poker: ia duduk di meja final Main Event 2003 yang membantu mengubah no-limit hold'em menjadi fenomena global dan ia mengajari Ben Affleck permainan ini. Enam belas tahun kemudian, Vahedi tetap menjadi pemain Iran dengan penghasilan tertinggi dalam sejarah turnamen dan salah satu karakter paling abadi dalam permainan modern.

Komentar (0)

|

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Terkait