Pemain poker

Cameron Williamson

Inggris Raya

Cameron Williamson adalah pemain poker profesional asal Inggris, peringkat dunia 11452, dengan pendapatan karir sekitar $293.932. Meskipun tidak berada di level teratas, ia telah meraih kesuksesan di berbagai acara dengan gaya bermain yang stabil.

Penghasilan karier: $ 293,93229 tayangan

Ikhtisar Pemain

Cameron Williamson, lahir di Skotlandia (Inggris), adalah pemain poker profesional. Menurut data The Hendon Mob, total pendapatan turnamen langsungnya adalah $265.336, dengan kemenangan tunggal tertinggi $65.271 (sekitar £53.000). Ia memiliki 3 kali cash dan 1 meja final dalam catatan WSOP.com, dan diperingkat sekitar 11.452 di dunia.

Hasil Turnamen Utama

  • 12 Mei 2022: GUKPT Main Event (Grosvenor Maybury Casino, buy-in £670+80), finis ke-2 dari 390 pemain, hadiah £53.000 (sekitar $65.271).
  • 9 Agustus 2022: EPT Barcelona - Estrellas Poker Tour Main Event (buy-in €1.100), peringkat 538 dari 6.313 pemain, menang €2.700.
  • 25 Agustus 2022: GUKPT Main Event (Grosvenor G Casino, buy-in £900+100), peringkat 41 dari 549 pemain, menang £1.900.
  • 2026 Irish Poker Open: Main Event (buy-in tidak diungkapkan), peringkat 13 dari 710 pemain, menang €2.000.

Tangan Klasik: Bacaan Benar tapi Hasil Terbalik

Selama WPT Cyprus Championship 2025, Williamson memainkan tangan terkenal. Blind 400/800/800, ia raise menjadi 6.500 dari cutoff dengan A♥T♦, empat pemain call. Flop J♠7♠3♥, ia bet 9.000, hanya Gheorghe Fedorca yang check-shove sekitar 91.000. Setelah berpikir lama, Williamson call dengan bottom pair, ace-high, dan gutshot straight draw. Lawan menunjukkan K♥9♥ untuk open-ended straight draw. Williamson unggul, tetapi turn K♣ memberi lawan straight, dan river tidak memperbaikinya, Williamson tersingkir. Tangan ini dinilai oleh WPT sebagai 'Gold Hand' hari itu, memuji bacaannya yang benar tetapi hasil yang buruk.

Gaya Bermain

Berdasarkan riwayat tangan yang terbatas, gaya Williamson cenderung tight-aggressive, pandai membaca tangan dan mengambil keputusan. Ia fokus pada kualitas tangan awal dan dapat membuat inferensi logis tentang rentang lawan setelah flop. Misalnya, dalam tangan WPT, ia menilai dengan tepat bahwa lawan sedang dalam draw dan melakukan call yang benar, meskipun tidak berhasil, ini menunjukkan kemampuan analitisnya. Dalam situasi short-stack, ia juga akan all-in dengan tegas, seperti di Irish Open di mana ia all-in dengan K♠Q♠ dan di-call oleh top pair, menyebabkan ia tersingkir.

Komentar (0)

|

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Terkait