Pemain poker

Farzad Bonyadi

Amerika Serikat

Farzad 'Freddy' Bonyadi adalah seorang profesional poker Amerika kelahiran Iran dengan empat gelang World Series of Poker dan finis sebagai runner-up di Kejuaraan Dunia WPT 2011. Dibesarkan di Tehran, dia belajar poker dari kakeknya, pindah ke California pada awal 1980-an, dan membangun karier turnamen langsung melebihi $4,75 juta. Pada 2018 dia dan ibunya, Farhintaj Bonyadi, menjadi pasangan ibu-anak pertama pemenang gelang WSOP.

Penghasilan karier: $ 4,755,424Gelang WSOP: 122 tayangan

Kehidupan Awal dan Latar Belakang

Farzad "Freddy" Bonyadi lahir sekitar tahun 1959 di Tehran, Iran. Saat tumbuh dewasa, dia belajar poker dari kakeknya, menghabiskan waktu di permainan rumahan yang diselenggarakan kakeknya untuk teman dan tetangga. Dia pindah ke Amerika Serikat pada awal 1980-an; beberapa catatan menyebut 1982, sementara yang lain mencatat kepindahan itu terjadi pada 1983. Dia menetap di California Selatan, menjadikan Aliso Viejo sebagai basisnya, dan awalnya bekerja sebagai executive host di Commerce Casino di Los Angeles serta sebagai shift manager di Hollywood Park Casino. Pekerjaan-pekerjaan itu memberinya pandangan dekat tentang skena poker lokal sebelum dia menjadi profesional dan mulai bermain di permainan-permainan terbesar di Los Angeles.

World Series of Poker: Tiga Gelang Pertama

Bonyadi pertama kali menonjol di World Series of Poker 1998, saat dia memenangkan acara Limit Hold'em $2.000 senilai $429.940. Meja finalnya mencakup Mimi Tran dan John Cernuto. Dia juga finis di peringkat ke-27 di Main Event WSOP 1998. Pada awal 2000-an dia rutin mendapat uang di WSOP, menunjukkan keterampilan di lebih dari satu disiplin. Dia meraih gelang keduanya pada 2004 di acara Deuce-to-Seven Triple Draw $1.000, menghasilkan $86.980. Tahun berikutnya dia memenangkan gelar ketiganya di acara No-Limit Hold'em $2.500 senilai $594.960 dan melaju dalam di Main Event 2005, finis di peringkat ke-41 dengan hadiah $235.390.

Gelang Keempat dan Hasil WSOP Berikutnya

Setelah kemenangannya pada 2005, Bonyadi melewati 16 tahun tanpa gelang WSOP lagi. Dia mengakhiri puasa itu pada 2021 dengan memenangkan Event #49: $10,000 No-Limit 2-7 Lowball Draw Championship di WSOP 2021. Bidang tersebut menarik 122 pemain, melampaui 91 entri yang dihadapi acara yang sama pada 2019, dan menandai salah satu kisah pertumbuhan pertama dari seri tahun itu. Bonyadi membawa pulang $297.051, memberinya empat gelang WSOP sepanjang karier. "Saya rasa saya bermain bagus, sungguh," katanya setelah kemenangan itu. "Saya menggertak saat perlu. Saya juga mendapat kartu bagus, tapi saya rasa saya bermain bagus." Dia juga menjadi pemain ke-55 dalam sejarah WSOP yang mencapai empat gelang atau lebih. Termasuk hasil-hasil berikutnya, Bonyadi memiliki lebih dari 30 kali cashes WSOP dan lebih dari $2,2 juta dalam pendapatan WSOP hingga 2023.

World Poker Tour Achievements

Bonyadi juga sukses di World Poker Tour. Pada musim kedua WPT, ia mencapai final table di ajang Legends of Poker dan finis di posisi kelima. Final table tersebut menampilkan Mel Judah, Paul Phillips, T.J. Cloutier, Chip Jett, dan Phil Laak. Hasil WPT terbesarnya datang pada 2011, saat ia menjadi runner-up di WPT World Championship di belakang Scott Seiver, dengan hadiah $1.061.900. Itu tetap menjadi cash turnamen tunggal terbesar dalam kariernya. Selama bertahun-tahun, ia telah mengumpulkan lebih dari $1,6 juta dalam pendapatan WPT, dengan 15 cash dan dua penampilan final table di tur tersebut.

Family Legacy

Pada 2018, ibu Bonyadi, Farhintaj Bonyadi, memenangkan ajang WSOP $1.000 Super Seniors No-Limit Hold'em, dengan hadiah $311.451. Kemenangan itu menjadikan mereka pasangan ibu-anak pertama pemenang gold bracelet WSOP dalam sejarah, sebuah pencapaian keluarga unik yang dirayakan di seluruh dunia poker.

Playing Style and Recent Activity

Bonyadi dikenal dengan gaya agresif, sering kali menekan lawan sebelum flop, tetapi hasil-hasilnya juga menunjukkan keterampilan mendalam dalam permainan mixed dan lowball. Kemampuannya berpindah-pindah antara limit hold'em, no-limit hold'em, dan ajang deuce-to-seven membantunya tetap kompetitif selama karier yang membentang lebih dari 25 tahun. Ia terus bermain di turnamen-turnamen besar hingga usianya enam puluhan, termasuk finis di posisi ke-18 dalam sebuah acara high-roller WSOP Seniors pada 2024. Total pendapatan turnamen langsungnya seumur hidup melebihi $4,75 juta, dengan lebih dari 80 cash yang tercatat selama beberapa dekade.

Komentar (0)

|

Masuk untuk bergabung dalam diskusi

Terkait