Cold Call dari SB
Cold Call from SB
Cold Call dari SB Ketika di small blind dan belum melakukan raise sendiri, memanggil raise dari pemain posisi sebelumnya.
Cold Call dari SB ## Arti Cold Call dari SB mengacu pada pemain di small blind (Small Blind) yang, alih-alih melakukan raise, langsung memanggil raise dari pemain posisi sebelumnya. Karena small blind telah menginvestasikan setengah big blind sebagai dead money, ini sebenarnya bukan "cold" call, tetapi istilah ini secara umum merujuk pada tindakan call tanpa aksi raise sebelumnya. ## Pertimbangan Strategis Cold call dari small blind umumnya merupakan permainan yang lemah, karena alasan berikut: - Kelemahan posisi: Small blind memiliki posisi terburuk pasca-flop (setelah big blind) dan harus bertindak pertama setiap putaran, membatasi keuntungan memperoleh informasi.
- Risiko squeeze: Pemain big blind dapat melakukan squeeze (Squeeze) raise, memaksa pemain small blind untuk fold, sehingga kehilangan dead money dan chip call.
- Rentang sempit: Oleh karena itu, 3-bet (3-bet) atau fold pre-flop lebih umum daripada cold call; cold call biasanya hanya digunakan dalam situasi tertentu, seperti ketika pot odds sangat baik, lawan sering fold, atau memiliki tangan kuat yang cocok untuk slow-play. ## Contoh Skenario Umum - Pemain button melakukan raise, dan pemain small blind memanggil dengan suited connector (misalnya 65s), berharap mendapatkan tangan kuat pasca-flop.
- Pemain big blind agresif, dan small blind memiliki pasangan sedang (misalnya 77), memilih untuk call untuk menghindari 3-bet. ## Istilah Terkait - Cold Call: Memanggil raise tanpa investasi dead money sebelumnya.
- Flat Call: Call sebelum ada raise aktif, sering digunakan di posisi akhir.
- Squeeze: Raise besar yang dilakukan oleh big blind atau pemain posisi akhir setelah seseorang call.