Apa itu Equity dalam Poker?
Editor: dezhoupuke.orgEquity adalah persentase pot yang menjadi milik Anda berdasarkan probabilitas menang saat ini.
Equity dalam poker adalah persentase pot yang menjadi milik Anda berdasarkan probabilitas menang pada saat tertentu. Ini adalah perkiraan matematis, bukan jaminan. Misalnya, jika Anda memiliki equity 40% dalam pot $100, maka equity Anda adalah $40. Ini tidak berarti Anda akan memenangkan $40 setiap kali; artinya, dalam banyak situasi berulang, rata-rata bagian pot Anda adalah $40.
Equity sering disamakan dengan pot odds atau expected value (EV). Pot odds membandingkan ukuran pot saat ini dengan biaya call, sedangkan equity adalah peluang Anda memenangkan pot. EV menggabungkan equity dengan pot odds dan ukuran taruhan untuk mengukur profitabilitas jangka panjang dari sebuah keputusan. Equity adalah komponen dari EV, bukan hal yang sama.
Cara menghitung equity
Untuk menghitung equity, Anda perlu memperkirakan peluang menang tangan Anda. Ini bisa dilakukan dengan aturan 2 dan 4 untuk draw, atau menggunakan kalkulator equity. Aturan 2 dan 4 adalah perkiraan cepat: di flop, kalikan jumlah out Anda dengan 4 untuk mendapatkan perkiraan equity; di turn, kalikan dengan 2. Ini bekerja baik untuk draw, tetapi kurang akurat untuk tangan yang sudah jadi.
Untuk situasi yang lebih kompleks, Anda bisa menggunakan kalkulator equity atau menghafal matchup umum. Misalnya, pair vs dua overcards kira-kira coin flip, sedangkan set vs flush draw sekitar 75% vs 25%.
Contoh perhitungan langsung
Misalkan Anda memegang A♠K♠ di flop Q♠7♠2♦. Anda memiliki nut flush draw (9 out) dan dua overcards (6 out, tetapi beberapa mungkin kotor). Untuk sederhananya, hitung hanya out flush: 9 out. Menggunakan aturan 4, equity Anda sekitar 36%. Jika pot $100 dan lawan bertaruh $20, pot menjadi $120 dan Anda perlu call $20. Pot odds Anda adalah 20:120, atau 1:6, artinya Anda membutuhkan sekitar 14% equity untuk impas. Karena equity Anda (36%) jauh lebih tinggi, call menguntungkan.
Sekarang pertimbangkan spot berbeda: Anda memegang 7♦7♣ di flop A♠K♦2♣. Lawan bertaruh $30 ke pot $60. Anda mungkin memiliki equity sangat kecil kecuali Anda mendapatkan 7 di turn atau river. Anda memiliki 2 out, memberi Anda sekitar 8% equity di flop (2 out × 4). Pot $90, dan Anda perlu call $30, membutuhkan 25% equity. Karena equity Anda jauh di bawah itu, fold adalah benar.
Kebocoran dalam perhitungan ini
- Menghitung out berlebihan: Tidak semua out bersih. Misalnya, jika Anda memiliki flush draw tetapi board berpasangan, beberapa out flush Anda mungkin memberi lawan full house. Diskon out yang tidak dijamin menang.
- Mengabaikan redraw lawan: Bahkan jika Anda mengenai draw, lawan mungkin memiliki redraw ke tangan yang lebih baik. Ini mengurangi equity Anda. Misalnya, jika Anda memiliki straight draw tetapi lawan memiliki set, mereka masih bisa membuat full house di river.
- Menggunakan equity saja untuk membenarkan call: Equity harus dibandingkan dengan pot odds. Equity 30% tidak berarti Anda harus call taruhan apa pun. Anda perlu memastikan pot odds membenarkan call.
- Melupakan fold equity: Ketika Anda menjadi agresor, total equity Anda mencakup peluang lawan fold. Ini disebut fold equity. Dalam bluff, total equity Anda adalah equity tangan ditambah fold equity.
- Salah menerapkan aturan 2 dan 4: Aturan ini adalah perkiraan dan menjadi kurang akurat dengan banyak out atau di street kemudian. Gunakan untuk perkiraan cepat, tetapi untuk keputusan presisi, gunakan kalkulator equity.
Kapan tidak menggunakan equity
Equity adalah ukuran statis pada satu titik waktu. Ini tidak memperhitungkan taruhan masa depan, posisi, atau kecenderungan lawan. Dalam situasi di mana Anda menghadapi taruhan besar atau berada di pot multiway, equity saja mungkin tidak cukup. Anda juga perlu mempertimbangkan implied odds (uang ekstra yang bisa Anda menangkan jika mengenai tangan) dan reverse implied odds (uang yang mungkin Anda kalah jika mengenai tetapi masih kalah).
Equity juga kurang berguna saat Anda bluff. Jika Anda tidak memiliki tangan jadi dan tidak ada draw, equity Anda mendekati nol, tetapi Anda mungkin masih memenangkan pot jika lawan fold. Dalam kasus seperti itu, fold equity lebih penting daripada equity tangan Anda.
Keputusan setelah equity
Setelah Anda memperkirakan equity, bandingkan dengan pot odds yang Anda dapatkan. Jika equity Anda lebih tinggi dari persentase impas yang dibutuhkan, Anda bisa call atau raise. Jika lebih rendah, Anda biasanya harus fold. Jika Anda agresor, pertimbangkan bagaimana equity ditambah fold equity mempengaruhi profitabilitas taruhan atau raise.
Misalnya, jika Anda memiliki equity 25% dan pot odds membutuhkan 20%, call menguntungkan. Jika pot odds membutuhkan 30%, Anda harus fold kecuali Anda memiliki implied odds yang menutupi selisihnya. Dalam no-limit hold'em, Anda juga perlu mempertimbangkan ukuran tumpukan dan ronde taruhan masa depan.