Apa itu Squeeze dalam Poker?
Editor: dezhoupuke.orgSqueeze adalah kenaikan taruhan setelah ada raise dan satu atau lebih call, bertujuan memanfaatkan dead money dan memaksa lawan fold.
Squeeze adalah sebuah raise yang dilakukan setelah lawan melakukan raise dan setidaknya satu pemain lain sudah call. Tujuannya adalah memenangkan dead money yang sudah ada di pot dengan memaksa original raiser dan para caller untuk fold. Ini bukan murni bluff; ini adalah semi-bluff yang bekerja karena para caller biasanya memiliki tangan dengan kekuatan sedang yang capped, dan original raiser biasanya tidak akan melanjutkan tanpa tangan premium.
Urutan Raise Ini
Dalam urutan taruhan, squeeze adalah raise di atas raise dan call. Contohnya, jika pemain di under-the-gun raise 3bb, button call, dan kamu berada di big blind, maka raise ke 12bb adalah squeeze. Kuncinya adalah kamu tidak hanya 3-bet terhadap original raiser, tetapi juga menyerang dead money dari caller.
Berapa Besar Raise?
Ukuran squeeze standar adalah 3 sampai 4 kali raise awal, ditambah satu big blind untuk setiap caller. Pada contoh di atas, raise awal 3bb dan ada satu caller, jadi raise ke 12bb (3 * 3bb + 1bb) adalah tipikal. Jika ada dua caller, kamu mungkin raise ke 15bb. Ukuran persisnya tergantung pada posisi dan kecenderungan lawan.
Siapa yang Squeeze dan Siapa yang Disqueeze
Squeeze paling efektif dilakukan dari blind atau posisi akhir, karena kamu memiliki posisi terhadap original raiser dan para caller. Target terbaik adalah pemain yang suka raise terlalu lebar dan caller yang pasif dan cenderung fold terhadap raise besar. Hindari squeeze melawan pemain tight-aggressive yang cenderung 4-bet kamu.
Contoh dengan chip
Spot 1: Squeeze yang Berhasil
Kamu di big blind dengan 9♠ 8♠. Pemain under-the-gun raise 3bb, cutoff call, dan button call. Pot menjadi 10.5bb. Kamu raise ke 15bb. Original raiser fold, cutoff fold, dan button fold. Kamu memenangkan pot tanpa showdown. Ini adalah squeeze yang sukses karena kamu menggunakan tangan yang layak dengan ekuitas bagus saat dipanggil, dan kamu memaksa fold dari pemain yang mungkin memiliki tangan lemah.
Spot 2: Squeeze yang Gagal
Kamu di small blind dengan A♠ 2♠. Pemain under-the-gun raise 3bb, button call. Kamu raise ke 12bb. Pemain under-the-gun 4-bet ke 27bb. Kamu terpaksa fold, kehilangan 12bb. Ini adalah squeeze yang buruk karena tanganmu terlalu lemah untuk call 4-bet, dan kamu memilih spot di mana original raiser cenderung melawan. Tangan yang lebih baik, seperti A♣ K♦, akan menjadi squeeze yang lebih baik, atau kamu bisa saja fold.
Kapan Tidak Menggunakannya
Jangan squeeze ketika original raiser adalah pemain tight-aggressive yang jarang fold terhadap 3-bet. Mereka sering akan 4-bet kamu, dan kamu akan terpaksa fold kecuali kamu memiliki tangan premium. Juga, hindari squeeze ketika caller adalah calling station yang akan call raise kamu dengan pasangan atau draw apa pun. Dalam kasus itu, fold equity kamu rendah, dan kamu akan memainkan pot besar di luar posisi dengan tangan marginal.
Keputusan Setelah Squeeze
Jika squeeze kamu dipanggil, kamu perlu mengevaluasi flop. Jika kamu memiliki tangan kuat atau draw bagus, kamu bisa melanjutkan taruhan. Jika kamu tidak memiliki apa-apa, kamu bisa check-fold. Jika original raiser 4-bet, kamu harus memutuskan apakah akan call atau fold berdasarkan kekuatan tangan dan pot odds. Misalnya, jika kamu squeeze dengan A♣ K♦ dan original raiser 4-bet, kamu bisa call atau bahkan 5-bet all-in. Jika kamu squeeze dengan 9♠ 8♠, kamu harus fold terhadap 4-bet.
Kebocoran pada Raise Ini
- Terlalu sering squeeze: Jika kamu terlalu sering squeeze, lawan yang jeli akan mulai 4-bet ringan, dan kamu akan kehilangan uang. Variasikan permainanmu dan pilih spot dengan hati-hati.
- Squeeze dengan tangan lemah di luar posisi: Squeeze dari blind dengan tangan seperti A♠ 2♠ adalah kebocoran karena kamu akan sering dipanggil dan kemudian berada di luar posisi dengan tangan lemah. Gunakan tangan yang memiliki ekuitas bagus saat dipanggil, seperti suited connector atau broadway kuat.
- Squeeze terlalu kecil: Jika kamu raise terlalu kecil, kamu memberi original raiser odds bagus untuk call dengan range lebar, dan kamu gagal menghasilkan fold equity yang cukup. Pastikan raise kamu cukup besar untuk memberi tekanan pada lawan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa itu squeeze dalam poker?
Squeeze adalah raise yang dilakukan setelah lawan melakukan raise dan setidaknya satu pemain lain sudah call. Tujuannya adalah memenangkan dead money di pot dengan memaksa original raiser dan para caller untuk fold.
Berapa besar raise saat squeeze?
Ukuran squeeze standar adalah 3 sampai 4 kali raise awal, ditambah satu big blind untuk setiap caller. Contohnya, jika raise awal 3bb dan ada satu caller, raise ke 12bb adalah tipikal.
Kapan sebaiknya tidak melakukan squeeze?
Hindari squeeze melawan pemain tight-aggressive yang cenderung 4-bet kamu, dan hindari squeeze ketika caller adalah calling station yang akan call raise kamu dengan pasangan atau draw apa pun. Dalam situasi itu, fold equity kamu rendah.
Apa yang harus dilakukan jika squeeze kamu dipanggil?
Jika squeeze kamu dipanggil, evaluasi flop. Jika kamu memiliki tangan kuat atau draw bagus, lanjutkan bertaruh. Jika kamu tidak memiliki apa-apa, check-fold. Jika original raiser 4-bet, putuskan apakah akan call atau fold berdasarkan kekuatan tangan dan pot odds.
Apa perbedaan antara squeeze dan 3-bet biasa?
3-bet biasa adalah raise terhadap raise, sedangkan squeeze adalah raise terhadap raise dan satu atau lebih call. Squeeze menargetkan dead money dari para caller, sehingga lebih agresif dan seringkali lebih besar ukurannya.
Apakah squeeze selalu merupakan bluff?
Tidak, squeeze adalah semi-bluff. Kamu bisa squeeze dengan tangan kuat seperti AA atau KK, atau dengan tangan spekulatif seperti suited connector. Tujuannya adalah memenangkan pot segera, tetapi jika dipanggil, kamu masih memiliki ekuitas untuk memenangkan pot di jalan berikutnya.