Pusat Texas Hold'em
Istilah poker

Jual Action

Sell Action

Pemain poker menjual sebagian dari aksi atau saham mereka dalam satu tangan atau turnamen untuk mentransfer risiko atau mendapatkan dana di muka.

Ikhtisar

Sell Action adalah perilaku trading umum dalam poker, di mana seorang pemain menjual sebagian dari ekuitasnya (yaitu hak untuk bertindak) dalam suatu tangan tertentu atau seluruh turnamen kepada orang lain. Pembeli biasanya membayar sejumlah uang dan menerima persentase dari keuntungan pemain, serta menanggung bagian kerugian yang sesuai.

Motivasi Umum

  • Mengurangi Varians: Poker taruhan tinggi memiliki varians yang sangat besar; menjual aksi menyebarkan risiko dan menghindari kerugian tunggal yang menyebabkan dampak besar.
  • Mengumpulkan Modal: Biaya masuk turnamen besar mahal; pemain dapat menjual aksi untuk mendapatkan biaya pendaftaran di muka.
  • Mengunci Keuntungan: Jika pemain yakin memiliki keunggulan tetapi tidak ingin menanggung varians penuh, mereka dapat menjual sebagian aksi untuk mengamankan pengembalian yang stabil.

Bentuk Transaksi

  • Penjualan Proporsional: Misalnya, seorang pemain menjual 50% aksinya dalam suatu turnamen. Pembeli membayar 50% dari biaya masuk dan menerima 50% dari keuntungan (setelah biaya).
  • Penjualan dengan Markup: Pemain sering menjual aksi dengan harga di atas biaya masuk sebenarnya untuk mencerminkan keunggulan yang diharapkan. Misalnya, dalam turnamen dengan biaya masuk $10.000, menjual 50% aksi seharga $12.000 berarti pembeli membayar $6.000 untuk 50% ekuitas.
  • Penjualan Per Tangan: Dalam permainan uang tunai, pemain dapat menjual aksi untuk satu tangan tertentu, biasanya pada tahap lanjutan dari suatu tangan, di mana pembeli mengevaluasi nilai berdasarkan papan.

Perbedaan dengan Backing

  • Backing: Biasanya berarti seorang penyandang dana menyediakan pendanaan penuh dan berbagi keuntungan sesuai rasio yang disepakati, dengan penyandang dana menanggung semua atau sebagian besar kerugian.
  • Sell Action: Pemain memiliki sebagian atau seluruh modalnya sendiri dan hanya menjual sebagian ekuitas; risiko dan imbalan dibagi secara proporsional. Pembeli tidak berpartisipasi dalam pengambilan keputusan, hanya berbagi hasil finansial.

Risiko dan Pertimbangan

  • Moral Hazard: Pemain mungkin kurang berusaha setelah menjual aksi (misalnya, tidak bermain maksimal). Untuk menghindari hal ini, pembeli sering meminta klausul "tidak boleh menjual aksi" atau memilih penjual yang tepercaya.
  • Masalah Pajak: Keuntungan/kerugian dari penjualan aksi dapat melibatkan pelaporan pajak yang rumit, dengan aturan yang berbeda di setiap yurisdiksi.
  • Bentuk Perjanjian: Seringkali berupa perjanjian lisan atau tertulis sederhana; untuk acara formal, pengacara menyusun kontrak.

Istilah terkait